0:01
Cantik tapi bisu sejak lahir. Karta
0:05
naksir serintil. Tapi serintil takut.
0:08
Setiap karta lewat, Serintil sembunyi
0:11
[musik] di belakang Bo Ijem sambil
0:14
Suatu malam purnama, Karta mabuk tuak.
0:18
Dia datangi rumah Mbaksa [musik]
0:21
serintil ikut dia. Bo Ijem ngalangin.
0:25
Apa yang terjadi? Karta yang kalap
0:28
mendorong Bo Ijem sampai kepalanya kena
0:30
lumpang batu. Boijem tewas seketika.
0:35
Serintil yang lihat itu menjerit tanpa
0:38
suara. Air matanya jatuh tapi mulutnya
0:41
bisu. Karena panik, Karta Cekik serintil
0:45
sampai mati. Lalu dengan bantuan
0:48
centengnya, dia kubur dua jenazah itu di
0:51
bawah pohon beringin tua di ujung
0:53
[musik] desa. Cepat, tanpa dimandikan,
0:57
tanpa dikafani, tanpa didoakan, dililit
1:01
cuma sama karung goni [musik] dan diikat
1:03
tali ijuk seadanya. Kata orang tua, 7
1:07
hari pertama adalah masa arwah masih di
1:12
Karta mulai mimpi buruk. Malam pertama
1:15
dia mimpi Mbok Ijem berdiri di ujung
1:18
ranjang. Gak ngomong cuma menunjuk ke
1:21
tali ijuk di lehernya sendiri [musik]
1:23
yang enggak ada. Yeah.