0:00
Benar. Aku memang tidak berhak
0:02
memerintahkanmu. Yang boleh
0:04
memerintahkanmu cuma kapten tim
0:13
Terus kenapa Satpam pantas mati kah?
0:16
Satpam bukan manusia kah? Harus terus
0:18
dihina sesuka hati oleh yang disebut
0:20
kelas atas seperti kalian ini kah?
0:22
Kau ini memangnya siapa? Apa pantes
0:24
bicara begitu dengan Tuan Febrio?
0:27
Atau kau sendiri merasa kau begini
0:34
temanku. Kalau kau bicara begitu lagi
0:36
padanya, kita berdua tidak perlu
0:39
Oke, kalau begitu kita tidak bahas itu
0:50
Heh, Tuan Weldan, bagaimana kalau kita
0:53
bertanding saja? Kalau kau menang, aku
0:56
tidak akan menyulitkan kalian lagi.
0:57
Masalah sebelumnya aku lupakan. Tapi
1:02
aku mau Nanafika malam ini datang dan
1:07
Bagaimana Tuan Weldan? Sudah dipilih
1:11
Wan jangan terima. Dia ini sengaja. Dia
1:14
dulu seorang pembalap profesional.
1:15
Bertanding dengan dia sama sekali tidak
1:22
pasti punya mimpi jadi pembawa. Oke, aku
1:26
bisa bertanding denganmu. Hanya saja
1:29
mobil-mobilmu ini aku tidak tertarik.
1:33
Selain itu, kau main dengan perempuan
1:36
genit di sisimu, aku sih tidak ikut
1:38
campur. Tapi kalau kau mau macam-macam
1:42
dengan Vika, aku akan buat kau terlihat
1:48
Jadi kita ganti saja taruhan. Tuan Wan
1:52
kau takut nanti bakal kalah.
1:55
Jadi cari jalan keluar dulu untuk diri
1:59
Berhubung setakut itu bagaimana kalau
2:00
tidak usah tanding? Hanya saja Non
2:03
Nafika kau juga tidak mau kejadian di
2:05
pesta ulang tahun sampai diketahui
2:14
Aku terima pertaruhanmu. Semoga kau bisa
2:17
Oke. Non memang paham situasi ya. Gimana
2:20
Tuan Wan? Kalau tidak bertanding berarti
2:23
aku langsung bawa NF pergi.
2:26
Tenang saja aku selalu menepati
2:28
ucapanku. Nonafika malam ini cukup
2:31
melayaniku sampai puas. Urusan lain bisa
2:37
Kenapa kau malah setujui persyaratan dia
2:39
ini? Bagaimana kau nanti aku kalah
2:44
Oke, aku pasti menang. Tuan Weldan
2:48
silakan. Sudah aku bilang
2:51
mobil-mobilmu itu aku tidak tertarik.
2:58
Halo, sekretaris Lun. Bawakan aku 100
3:02
unit mobil-mobil top ke sini sekarang
3:10
Tuan, mengenai keluarga Dalan.
3:16
Si Wan ini masih kurang pengalaman.
3:19
Hatinya terlalu lembut, cuma membuat
3:21
keluarga Dalan bangkrut dan dilikuidasi.
3:24
Masih terlalu ringan untuk mereka.
3:26
Hari ini juga keberadaan keluarga Dalan
3:29
sudah tidak diperlukan lagi. Selain itu,
3:32
aku berikan kau tugas sesegera mungkin
3:36
latih Weldan untuk jadi seorang yang tak
3:39
terkalahkan sosok yang angkuh dan paling
3:44
Aku takut anak itu tidak bisa menahan
3:55
baik. Aku segera ke sana.
3:58
Ada apa? Apa ada masalah dengan anak
4:01
Si putra keluarga Dalan mencari masalah
4:04
Hm. Kalau begitu kau cepat ke sana.
4:08
Ingat, warga Dalan harus dihancurkan
4:20
Kau benar-benar mengira di belakangmu
4:22
ada sekretaris Luna yang sudah pinjamkan
4:24
identitas keluarga Safari padamu. Kau
4:26
jadi benar-benar ahli waris keluarga
4:27
Safari kah? Jangan mimpi deh. Aku
4:29
beritahu kalau kau hari ini bisa panggil
4:32
satu mobil sport saja, aku Febrio Dalan
4:35
akan makan mobil yang kau panggil itu.
5:15
Sekretaris Luna, kau tunduk pada seorang
5:19
yang sama sekali bukan ahli waris
5:20
keluarga Safari. Kau ini,
5:23
Tuan Besar keluarga Safari. Tahukah
5:25
Tuan Febrio tidak perlu cemas. Selain
5:28
itu, Tuanku yang memerintahkan.
5:31
Pertandingan hari ini menurutku juga
5:34
tidak perlu diteruskan.
5:37
Lelucong. Perintah Tuan Besar keluarga
5:39
safari katamu. Kenapa kau tidak bilang
5:42
ini perintah dari tuan saja? Hah?
5:45
Kesampingkan dulu bahwa keluargaku dan
5:46
keluarga Safari ada hubungan kerja sama.
5:48
Cuma kau saja sekretaris Luna berani
5:51
berbohong di sini buat seolah-olah
5:53
Wildan si sampah ini adalah ahli waris
5:56
keluarga Safari yang pantas mati. Ya,
6:09
anak durhaka? Kau di luar sebenarnya
6:11
menyinggung siapa? Keluarga hancur
6:22
Ini tidak mungkin. Luarga dalan,
6:25
bagaimana mungkin tiba-tiba hilang?
6:31
semua ini, semua ini salahmu, Weldan.
6:37
Bawa dia pergi menunggu untuk dikirim.
6:52
Ya sudah, sekarang tidak bisa bertanding
7:02
Well done. Ini sebenarnya apa yang
7:12
masalah ini kalau mau dijelaskan agak
7:14
rumit. Bagaimana kalau aku baru jelaskan
7:16
Janganlah bilang sekarang.
7:19
Ah, sudahsudah lihat hujannya makin
7:21
lebat. Kita pulang dulu nanti nanti aku
7:25
pas jelaskan dengan jelas padamu. Oke.
7:37
Orang tua ini benar-benar
7:40
bilang aku sudah dizalimi, terus mau
7:43
kasih aku sedikit kompensasi.
7:50
Tapi kalau dapat ini aku juga tidak ada
8:03
buat ganjil kaki ranjang.
8:09
Siapa sih tengah malam begini tidak