Video thumbnail for Tradisi "Betammat Silek" di Pekon Sinar Waya Lampung

Tradisi "Betammat Silek" di Pekon Sinar Waya Lampung

Oct 18, 2021

rajobaso.com

Tradisi "Betammat Silek" di Pekon Sinar Waya Lampung KATALAMPUNG.COM - Hasil budaya dan warisan Indonesia sangatlah kaya. Salah satunya adalah tradisi pencak silat yang dilakukan pada saat "Betammat Silek" yang lazim digelar di Pekon Sinar Waya, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu.  Betammat Silek atau khataman pecak silat sudah dilakukan secara turun menurun yakni sejak 1962 di pekon tersebut, demikian disebutkan oleh Tokoh Adat setempat, Husaini. Husaini menjelaskan Betammat Silek tak hanya sekedar untuk menjaga kelestarian budaya, tetapi juga sebagai kesenian untuk menjaga diri/membela diri. Berdasarkan penjelasan Husaini saat kami menyambangi prosesi Betammat Silek di Pekon Sinar Waya, Minggu (10/2), Ada sebanyak 30 murid pencak silat yang mengikuti prosesi khataman yang sudah dipersiapkan sejak dua bulan lalu. "Pencak silat ini sebetulnya merupakan hasil akulturasi dari Padang dan Lampung. Dulu sejarahnya saya pernah belajar dengan guru asal Payakumbuh. Soalnya pencak ini Padang Kemango, akulturasi kebudayaan aslinya pencak silat dari Padang," ujarnya. Berdasarkan sejarah pencak silat di Indonesia, Silat Kumango atau Silek Kumango adalah salah satu dari sepuluh aliran utama Silat di Minangkabau.