0:06
Itu aku cari kau. Ada perlu kita
0:14
bisa tidak kita masuk ngobrol di dalam?
0:39
Aku datang selarut ini mencarimu.
0:54
sebenarnya kau mau apa?
1:10
bukannya sudah bercerai. Kau begini, kau
1:19
Aku mau tanya sesuatu dulu padamu.
1:23
Pasti bertanggung jawab. Ada kondop.
1:25
Kalau hamil tidak masalah. Kalau mau
1:29
Dua-duanya harus selamat. Ah,
1:36
Aku cuma mau tanya padamu, sejak kapan
1:39
kau menjadi pewaris orang terkaya?
1:41
Bahkan berikan hadiah semahal itu
1:43
sebenarnya apa identitasmu?
1:51
apa kau datang mencariku?
1:53
Karena hari itu mendengar identitasku.
1:56
Lihat hadiah yang aku berikan.
2:04
Aku cuma mau tahu apa identitasmu.
2:07
Lagi pula kalau nanti kita bersama, Mas.
2:10
Aku bahkan tidak tahu apa identitasmu.
2:12
Bagaimana kalau kau diam-diam pergi dan
2:23
Sebenarnya ini cuma kesalahpahaman.
2:26
Alasan mengapa sekretaris Luna datang
2:28
membantuku itu karena keluarga Safari
2:30
memintaku untuk sementara menggantikan
2:32
posisi ahli waris mereka. Tunggu ahli
2:34
waris aslinya sudah kembali. Aku baru
2:38
identitas ini padanya. Adapun hadiah itu
2:41
memang hadiah dari keluarga Safari.
2:43
Bukan aku yang beli. Aku tentu saja 100%
2:47
yakin kalau itu memang asli. Mengenai
2:53
Lihat apa yang aku kenakan. Apa kau
2:57
masih tidak tahu aku ini siapa?
3:03
pertanyaan yang kau tanyakan sudah aku
3:09
sekarang sudah bisa mulai?
3:14
Kau kau bilang apa? Kau bukan ahli waris
3:20
Aku juga tidak bilang aku ini pewaris
3:23
Tapi, tapi hari itu di pesta.
3:26
Aduh, aku sudah bilang aku hanya
3:30
pengganti. Tunggu sampai tuan yang benar
3:32
kembali. Tidak ada hubungan lagi
3:43
kau masih sama seperti dulu, cuma
3:46
seorang satpam rendahan yang menjaga
4:05
akan mulai mengantar takeway. Aku dengar
4:06
kerjaan itu dapat uangnya lebih cepat.
4:08
Kau tenang saja. Aku pasti akan
4:09
bertanggung jawab padamu. Kali ini
4:12
seharusnya tidak ada pertanyaan lagi
4:13
kan? Apa kita sudah bisa mulai?
4:17
Berhubungan mendalam.
4:20
Berhubungan kepalamu, buang-buang waktu
4:26
Kenapa kau pukul aku?
4:28
Pukul kau. Pukul saja sudah termasuk
4:34
selama bertahun-tahun
4:37
kau benar-benar tidak berubah sama
4:42
Aku berubah atau tidak? Apa hubungannya
4:44
denganmu? Weldan. Kau bukannya berkaca
4:48
lihat dirimu sendiri. Lihat kau seperti
4:49
apa. Aku hari ini kasih kau melihat
4:51
begitu lama benar-benar terlalu
4:52
menguntungkanmu. Mau berhubungan
4:55
mendalam segala, aku melihatmu saja,
4:57
Jiji. Yang sepertimu ini mungkin anjing
5:06
Kau terus saja di sini di ruang satpam
5:08
gelap ini jadi anjing penjaga.
5:25
Emas ini dari mana kau dapatkan?
5:30
Apa ini semua milikmu?
5:35
Hm. Ini milikku atau bukan?
5:41
Kenapa masih berdiri di sini tidak pergi
5:46
Masih di sini menungguku traktir. Kau
6:03
Weldan. Dengarkan penjelasanku. Aku
6:06
barusan benar-benar cuma mengujimu. Hah?
6:14
Di dunia ini hanya ada bangsa dan rakyat
6:17
yang bisa mengujiku. Kau bukannya
6:19
berkaca lihat dirimu itu seperti apa.
6:26
teman? Apa jangan-jangan anak konglong
6:29
merat yang kemarin itu?
6:31
Anak konglom mererat.
6:37
Aku jadi penasaran sekali.
6:39
Siapa yang bisa disebut anak konglomerat
6:42
oleh teman nonaika itu? Sekaya apapun
6:45
dia, apa bisa lebih kaya dariku?
6:48
Ruben, kau ngapain ke sini?
6:51
Nonavika, jangan emosi dulu. Aku cuma
6:54
dengar hari ini ulang tahunmu, jadi
6:57
sengaja mengajak kesayanganku datang
6:59
merayakan ulang tahunmu.
7:01
Tapi anak konglomrat yang kalian bilang
7:03
barusan apa jangan-jangan namanya Weldan
7:11
Sepertinya namanya memang itu. Kalian
7:14
Lebih dari sekadar mengenal. Yang di
7:17
sisiku ini bahkan mantan istrinya.
7:20
Kalian semua mungkin tidak tahu. Wan ini
7:23
sama sekali bukan anak konglomrat. Dia
7:26
itu cuma satpam rendahan.
7:32
Ini bagaimana mungkin? Aku kemarin jelas
7:35
lihat dia bawa banyak sekali mobil sport
7:40
Dia itu cuma memanfaatkan kesempatan
7:42
jadi pengganti sementara pewaris asli
7:44
dan berlaga sangar. Nanti setelah ini
7:46
begitu tuan yang asli kembali dia masih
7:48
jadi satpam rendahan. Kalian jangan
7:50
terlalu kelewatan. Wan itu temanku.
7:53
Kalau kalian bicara begitu lagi jangan
7:54
salahkan aku mengusir kalian.
7:56
Siapa itu? Berani ganggu bintangnya
7:58
berulang tahun hari ini sampai marah.
8:05
Weldan to akhirnya datang.
8:07
Maafkan aku. Jalannya agak macet. Halo
8:10
semuanya, namaku Wan Safari. Senang bisa
8:22
Weldan, cepat duduklah.
8:27
Well done. Kau ini benar-benar tidak
8:29
tahu malu. Di mana pun aku berada, kau
8:31
selalu mengikuti. Ya,
8:34
aku mengikutimu, Cindy. Kau ini salah
8:37
makan obat, ya? Kesampingkan dulu. Aku
8:40
datang atas undangan kalian berdua ini.
8:43
Siapa yang mengundang kalian ke sini?
8:45
Hah? Jadi apa aku bisa bilang kalian
8:47
berdua yang mengikutiku?
8:51
Tuan, well done. Takutnya ucapanmu ini
8:53
salah. Gedung Hotel Tian ini memang
8:56
punya keluarga damar. Aku datang bermain
8:58
ke sini kan wajar saja. Sebaliknya kau
9:02
ini cuma sekadar pengganti sementara
9:05
ahli waris saja. Masih berani muncul di
9:07
sini mengenakan seragam satpam apa baru
9:10
pulang kerja? Benar-benar tidak tahu
9:20
Ruben, aku sudah bilang kalau kalian
9:23
terus bicara begitu, aku bakal usir