#motivation #jejakislam #islam #islamic
Show More Show Less View Video Transcript
0:00
Saat kita kecil, orang tua rela
0:02
mengorbankan segalanya. Mereka bekerja
0:05
keras, menahan lelah, menyembunyikan
0:08
kesedihan, demi melihat anaknya bahagia.
0:11
Namun ketika kita dewasa, seringkiali
0:14
kita justru terlalu sibuk. Jarang
0:16
menelepon, jarang pulang, jarang
0:19
bertanya kabar. Kita berpikir masih ada
0:22
banyak waktu bersama mereka. Padahal
0:25
diam-diam usia mereka terus bertambah,
0:28
rambut mulai memutih, tubuh mulai
0:31
melemah, dan suatu hari nanti rumah yang
0:34
dulu ramai akan terasa sangat sunyi.
0:37
Maka sebelum terlambat, peluklah orang
0:40
tuamu. Buat mereka tersenyum selagi
0:43
mereka masih bisa melihat wajahmu. Pada
0:46
akhirnya hidup bukan tentang siapa yang
0:49
paling kaya, bukan tentang siapa yang
0:52
paling terkenal, tetapi tentang apa yang
0:55
telah kita lakukan selama hidup [musik]
0:57
di dunia. Apakah kita menjadi manusia
0:59
yang bermanfaat? Apakah kita pernah
1:02
membuat orang tua bahagia? Apakah kita
1:05
menggunakan waktu dengan baik? Karena
1:07
saat kematian datang, jabatan tidak akan
1:10
menyelamatkan kita. Harta tidak akan
1:13
menemani kita. Yang tersisa hanyalah
1:15
amal dan kenangan tentang siapa diri
1:18
kita sebenarnya. Maka sebelum semuanya
1:21
terlambat, hiduplah dengan lebih berarti
1:24
sebelum waktu benar-benar habis dan
1:26
penyesalan datang tanpa bisa dicegah.
1:29
Jika video ini menyentuh hati kalian,
1:32
jadikanlah ia sebagai pengingat bahwa
1:35
hidup ini singkat [musik] dan waktu
1:37
adalah amanah yang tidak akan kembali.
1:40
Saya pamit undur diri. Sampai bertemu di
1:43
rahasia dunia sejarah berikutnya. Semoga
1:46
video ini menjadi pengingat bahwa waktu
1:49
adalah hal paling berharga dalam hidup
1:51
manusia. Wasalamualaikum warahmatullahi
1:55
wabarakatuh.
1:57
Yeah.
#Science

