0:01
Hadiah yang disiapkan Tuan Weldan pasti
0:03
hadiah besar. Semua orang di sini hari
0:05
ini beruntung bisa ikut melihat. Aku sih
0:08
tidak bisa menandingi Tuan Weldan. Cuma
0:10
menyiapkan satu hadiah kecil. Bawa
0:27
Ini adalah Kirin emas. Benar, Kirin
0:31
melambangkan keberuntungan, panjang umur
0:33
dan rezeki. Aku berikan ini untuk nenek.
0:35
Semoga nenek rezekinya seluas lautan,
0:37
umur panjang sepanjang pegunungan.
0:38
Ah, terima kasih Febrio.
0:42
Walaupun Kirin Mas ini sangat mahal,
0:44
tapi pasti kalau dibandingkan dengan
0:46
hadiah yang diberikan Tuan Weldan sama
0:47
sekali tidak bisa tertandingi aku.
0:53
Ah, nenek, ini hadiah dari kami untukmu.
1:02
Ini kalung yang dari lelang itu ya?
1:04
Itu benar. Aku setelah itu minta orang
1:06
menghabiskan hampir 2 miliar baru
1:08
berhasil dapatkan ini. Bukannya nenek
1:09
paling suka mutiara? Setiap mutiara ini
1:12
semua top level. Hadiah ini juga sangat
1:16
Memang bagus, tapi Vika, ini hadiah
1:19
darimu. Mana yang tuan?
1:22
Kami berdua satu hati. Kenapa harus
1:25
terpisah? Nonavika ini urusan berbeda
1:27
dong. Belum lagi tuan muda Wan harusnya
1:31
baru kali pertama berkunjung. Pertama
1:33
kali bertemu orang tua. Mana ada yang
1:36
datang dengan tangan kosong.
1:37
Well done. Apa yang mereka katakan juga
1:40
masuk akal. Aku nenek tua juga bukan
1:42
bermaksud peminta darimu. Tapi ini
1:44
etiket. Terutama keluarga terkenal
1:46
sepertimu seharusnya lebih memperhatikan
1:49
Tuan Welda, masa bahkan etiket paling
1:52
dasar begini pun kau tidak paham.
1:59
Tuan, hadiahnya sudah tiba,
2:09
Nenek. Yang kau bilang benar, Fika.
2:12
Hadiah untuk nenek tentu saja harus aku
2:15
sendiri yang siapkan.
2:18
Hm. Eh, kalau begitu kita harus bersiap
2:26
dibandingkan dengan hadiah dariku. Yang
2:28
punyamu ini memang agak lusuh.
2:57
Wah, Tuan Weldan dibuat misterius begini
3:01
buat orang penasaran sekali sebenarnya
3:03
harta apain. Iya, Tuan Weldan. Di bawah
3:07
kain merahmu apa? Jangan-jangan cuma
3:10
sampai tidak berguna untuk menipu nyonya
3:12
besar. Kalian kenapa tidak sabaran?
3:15
Kenapa tidak bisa sabaran?
3:20
sekarang juga aku buat kalian buka mata.
3:44
apa? Ternyata itu juga Kirin emas. Tapi
3:47
yang ini ternyata jauh lebih besar
3:49
daripada yang diberikan Tuan Febrio itu.
3:51
Iya. Kerajinan seperti itu. Keluarga
3:53
yang lumayan berpengaruh pun tidak akan
3:54
bisa dapatkan. Lihat dua batu Ruby itu
3:56
juga sepertinya juga yang pijin Blood.
3:59
Ini pasti harta langkah. Kalau
4:01
dibandingkan begini yang dari keluarga
4:03
sebelumnya memang benar-benar tidak
4:06
Ini hadiah ulang tahun dariku untuk
4:12
Blood Jet Kirin ini melambangkan
4:15
keberuntungan, panjang umur, dan penuh
4:17
rezeki. Hadiah ulang tahun terbaik untuk
4:20
nenek. Apa nenek merasa puas?
4:25
Puas. Puas? Sini. Benar-benar cucu dan
4:28
cucu menantu yang baik. Duduklah,
4:34
Gawat gawat. Kenapa dia berani kasih
4:36
hadiah yang begitu mahal? Kalau nanti
4:38
sampai ketahun harus bagaimana? Well
4:39
done. Jangan main terlalu berlebihan.
4:44
Jangan kira cuma bawa sampah ke sini
4:46
lalu cat dengan cat emas langsung bisa
4:49
dibilang kirin emas apalagi Blue Jet
4:51
segala. Menurutku ya, ini pasti palsu.
4:56
Cuma seorang satam rendahan mana mungkin
4:59
ada uang memberikan hadiah yang begitu
5:05
Nyonya besar, kau jangan sampai
5:07
dibutakan olehnya. Weldan ini kemarin
5:11
memang cuma salah satu satpam di Vila
5:15
Hanya satu hari saja. Bagaimana mungkin
5:19
dia jadi ada hubungan dengan keluarga
5:21
Safari yang paling kaya itu? Selain itu,
5:25
setahuku Nonafika dan Weldan ini dulunya
5:30
teman kuliah. Meminta teman kuliahnya
5:33
berpura-pura jadi pacar sendiri, terus
5:36
menyiapkan Kirin Blood Jet palsu begini
5:38
untuk merayakan ulang tahunmu.
5:41
Masuk akal juga kan? H