Drama China sub indonesia eps 13/20 | flem Andi ketika bercerai ternyata aku seorang pewaris
Feb 13, 2026
βπ Judul drama: SETELAH CERAI AKU TERNYATA SEORANG PEWARIS EPS 13/20
β
βπ¬ Sinopsis: SEORANG PRIA MISKIN DAN BEKERJA MENJADI SEORANG SATPAM,TIBA-TIBA DI DATANGI KAKE NYA ,DAN DI BERI WARISAN KELUARGA YANG SANGAT KAYA
β
β
βπ₯ Selamat datang di HAPPY MENONTON β tempat di mana kekuatan tersembunyi, kehormatan, dan kebangkitan pria sejati dimulai!
β
βπ Jangan lupa follow dan tonton drama pendek penuh aksi, pertarungan, dan kejutan setiap hari!
βΒ Β Β Β @happy.menonton
β
βπ¬ Di channel ini kamu akan menemukan:
βπ₯ Drama pendek modern β penuh aksi, pertarungan, dan kebangkitan tokoh utama
βπ§ Pemeran utama pria cerdas dan kuat β dari menantu terhina menjadi legenda sejati
βπ Alur cerita seru, twist mengejutkan, dan momen paling epik
β
βπ
Video baru setiap hari pukul 18:00 (GMT+7)
βSubscribe sekarang dan aktifkan notifikasi agar tidak ketinggalan episode terbaru!
β#dramapendek #dramaurbano #ceowanita #IdentitasRahasia #balasdendam #CintaCEO #PriaBangkit #shortdrama #cintatakterduga #orangkayabaru #chinesedrama
β
Show More Show Less View Video Transcript
0:04
Masih perlu heran kah?
0:07
Pasti Tuan Ruben yang bereskan
0:09
segalanya. Tuan Ruben, kau tidak tahu
0:12
saja kakamu baru saja datang minta maaf
0:14
langsung ke kami. Juga bilang semua hal
0:16
hari ini lupakan saja. Dia tidak
0:17
mempermasalahkan lagi.
0:20
Tuan Ruben, pasti kau barusan keluar
0:22
menelepon menyelesaikannya, kan?
0:25
Ah. Eh, tentu saja. Bagaimanapun juga
0:29
aku ini putra bungsu yang paling
0:30
disayangi ayahku. Selain itu, barusan
0:34
aku memang sedikit lepas kontrol. Kalian
0:36
semua tidak perlu cemas ya. Nikmati
0:38
makan minumnya. Malam ini tidak pulang
0:40
sampai mabuk.
0:44
Weldan, kau kembali.
0:47
Wan, kok kau tidak malu kembali? Barusan
0:50
waktu kami dalam masalah kau malah kabur
0:52
paling cepat. Sekarang dengar masalahnya
0:55
beres, malah seperti anjing. Datang
0:57
kembali lagi ke sini. Kok tidak tahu
0:59
malu sekali sih, Cindy?
1:03
Kalau kau cuma bicara omong kosong
1:04
terus, lebih baik tutup mulutmu. Soalnya
1:08
tur kotoran tidak boleh terbuka
1:10
tutupnya.
1:10
Weldan kau ini.
1:16
Vik. Tenang saja semua sudah selesai.
1:20
Aku tahu kau pasti bisa. Bukan Vika.
1:23
Weld ini beromong kosong. Kok kau malah
1:26
ikut-ikutan dia? Masalah ini jelas-jelas
1:29
Tuan Ruben yang bereskan. Kok usahanya
1:31
malah direbut sama Wen si badut ini. Kau
1:33
sama sekali tidak marah.
1:35
Kalian semua bilang kejadian hari ini
1:37
Ruben yang bereskan. Kalau begitu kita
1:40
panggil saja Yolan ke sini. Masalah hari
1:43
ini sebenarnya siapa yang bereskan?
1:47
Aduh Vika. Aku tahu kamu melindungi
1:49
Weldan. Tapi, tapi tidak perlu beginilah
1:54
itu. Tuan Ruben Vika dia ini terlalu
1:57
polos makanya bisa kena tipu Wan. Kau
2:00
jangan permasalahkan ini ya. Jangan
2:01
pedulikan dia.
2:03
Tentu saja. Mana mungkin aku berdebat
2:07
dengan seorang yang tidak berguna.
2:09
Berhubung masalahnya sudah beres. Ah.
2:13
Oh, iya, Nonavika. Aku tiba-tiba
2:15
teringat hari ini di gedung lelang
2:17
Starlight ada acara pelelangan. Aku rasa
2:20
kau sangat tertarik berpartisipasi.
2:24
Acara pelelangan.
2:27
Tuan Ruben, apa aku bisa pergi?
2:34
Maaf ya, Cindy.
2:36
Lelang kali ini agak berbeda. Hanya
2:39
mengundang keluarga Bapak Natas
2:41
berpartisipasi.
2:43
Maaf semuanya, Nonfika.
2:46
Aku segera siapkan mobil antar kita ke
2:48
sana.
2:50
Weldan, kau mau pergi tidak?
2:52
Hah? Oke. Lagian aku tidak ada kerjaan
2:56
juga. Sudah aku bilang hanya mengundang
2:59
keluarga papan atas.
3:01
Kalau Wan tidak pergi, aku juga tidak
3:04
pergi.
3:06
Baiklah. Tapi mobilku cuma ada dua
3:09
tempat duduk.
3:11
Wan, kau cari cara sendiri saja ke sana.
3:14
Bagus dong. Ini pas ada dua tempat. Ayo
3:18
kita pergi
3:29
Nyonya Janita, apa semuanya sudah siap?
3:34
Nyonya tenang saja selama aku bisa
3:36
dapatkan barang itu, keluarga Bastari
3:39
akan aman.
3:44
Nenek,
3:48
kenapa kau di sini? Masih perlu
3:51
ditanyakan kah? Nyonya datang untuk
3:53
mempersiapkan lelang.
3:56
Nenek,
3:58
kau siapkan barang lelang apa?
4:00
Vikal.
4:02
Keluarga Bastari sekarang sedang lemah.
4:04
Nenek juga tidak punya pilihan lagi. Kau
4:08
jangan selahkan nenek, ya.
4:17
Wow, lihatlihat. Wah,
4:22
nenek
4:24
apa apa yang terjadi,
4:26
Nonafika?
4:28
Dulu si putra keluarga Dalan itu mau
4:31
menikahimu. Kau tidak mau. Kebetulan
4:35
aku juga sangat mencintaimu. Kali ini
4:39
keluarga karena menyinggung orang
4:41
berpengaruh jadi dihilangkan. Aku segera
4:43
mencari Janita dengan standar lelang.
4:48
Aku akan memenangkan semua lelang ini
4:50
lalu
4:52
memenangkanmu.
4:55
Nenek kok nenek bisa begitu padaku? Aku
4:58
tahu kau tidak bakal setuju. Jadi ini
5:01
satu-satunya caraku.
5:04
Nonafika, kau juga tidak perlu terlalu
5:06
khawatir. Berhubung kepemilikanmu akan
5:09
diputuskan dari lelang, tentu saja bukan
5:11
cuma aku sendiri yang bisa menawar.
5:14
Kau lihat semua orang ternama di sini
5:16
aku yang undang untuk berpartisipasi
5:18
dalam lelang. Semua bisa memberikan
5:20
penawaran. Penawar tertinggi menang.
5:23
Juga bisa minta tuan-tuan.
5:26
Weldanmu itu berpartisipasi dalam
5:29
lelang, tapi dengan persyaratan keluarga
5:33
Safari bersedia untuk seorang pengganti
5:35
sementara membayar nominal yang besar
5:38
ini.
5:40
Tidak disangka nonafika ini biasanya
5:43
tidak mencolok tapi ternyata
5:45
penampilannya tanpa pakaian. Ada rasa
5:47
yang berbeda ya.
5:50
Biasanya nonafika begitu polos tidak
5:53
disangka di dalamnya terasa energi yang
5:55
penuh.
5:57
Eh, Tuan Ruben, demi tubuh nonafika ini,
6:01
hari ini kami tidak akan sungkan
6:03
denganmu loh. Tubuh nonafika ini
6:08
kami juga sangat tergur.
6:12
Iya. Ya, ya.
6:16
Nyonya Janita setelah menang lelang ini
6:20
apa seharusnya ada yang pemanis yang
6:22
perlu ditambah? Kalau begitu kan harga
6:25
lelang bisa lebih tinggi. Menurutmu
6:29
benar tidak?
6:34
Baik, aku akan berikan kalian hadiah
6:37
tambahan.
6:39
Pelayan,
6:43
ini semua adalah video cucu perempuanku
6:45
di dalam rumah.
6:47
Siapapun tuan muda yang berhasil
6:49
memenangkan lelang terakhir akan
6:51
mendapatkan hadiah tambahan ini.
6:59
Bagaimana semuanya? Hadiah tambahan ini
7:04
puas tidak? Nyonya Janita memang keren.
7:07
Aku malam ini pasti akan menangkan
7:10
lelang terakhirnya. Tidak untuk yang
7:11
lain. Aku cuma mau lihat kehidupan
7:14
pribadi nonafika sebenarnya seperti apa.
7:19
Nonafika, kau juga tidak perlu melihatku
7:22
begitu. Aku sudah bilang semua barang
7:25
lelang malam ini penawar tertinggi bisa
7:28
menangkan. Di sisimu bukannya ada
7:31
pewaris orang terkaya itu. Selama dia
7:35
mau menyalakan lentera langit, bukannya
7:38
kau bisa tenang. Heh,
7:41
si Satam Weldanmu itu di mana? Apa dia
7:44
bersembunyi di sudut tidak berani
7:47
keluar? Hah?
7:56
Ruben,
7:59
aku well done.
8:03
Ada di sini.
8:09
Eh, Tuan Weldan. Dia ini apa?
8:12
Jangan-jangan ahli waris orang terkait
8:14
yang barusan kau bilang
8:17
benar.
8:18
Biar aku perkenalkan ke kalian yang ini
8:22
adalah satu-satunya ahli waris dari
8:24
keluarga Safari Tuan Wel dan Safari yang
8:27
hari ini di sini kemungkinan besar bisa
8:29
memenangkan semua lelang hanya Tuan Well
8:32
done. Menurutmu benar kan?
8:36
Benar.
8:38
Semua yang dijual di lelang hari ini
8:42
aku mau semua.
8:45
Eh, Tuan Ruben, kau lagi bercanda ya?
8:48
Eh, cuma seorang penjaga gerbang pewaris
8:51
terkaya apanya? Aduh. Eh, aku rasa dia
8:54
cuma kebetulan punya nama keluarga sama
8:56
dengan keluarga Safari. Jadi
8:57
mengada-ngada saja. Menurutku, kau sih
8:59
sat pemerendahan bisa tidak sih jaga
9:01
baik-baik saja pintu gerbang. Jangan
9:02
ikut senang-senang di sini. Kau tahu
9:04
tidak berpura-pura mengaku keluarga
9:06
ternama bisa kena konsekuensi sebesar
9:07
apa? Hari ini moodku sedang bagus. Kau
9:10
sekarang juga keluar dari sini. Aku bisa
9:12
pura-pura tidak lihat. Tapi kalau kau
9:15
mau cari mati, aku tidak keberatan. Demi
9:18
orang terkaya itu menghancurkanmu. Si
9:21
penipu yang menyamar ini. Ini semua. Kau
9:25
tidak perlu repot-repot. Apa aku pewaris
9:28
orang terkaya atau bukan. Nanti kau
9:30
bakal tahu.
9:36
Vika, maaf ya aku terlambat. Tapi hari
9:40
ini di sini segalanya selama ada aku kau
9:43
bisa tenang.
9:45
Tapi
9:48
yang mereka bilang menyalakan lentera
9:49
langit apa maksudnya? Apa kalau sudah
9:51
menyalakan lentera langit semua yang ada
9:52
di sini jadi bisa dibeli?
9:55
Benar-benar kampungan. Bahkan tidak tahu
9:58
maksud menyalakan lentera langit masih
9:59
berani pura-pura jadi ahli waris orang
10:01
terkaya.
10:02
Wocah kau dengar baik-baik. Artinya
10:05
menyalakan lentera langit adalah tidak
10:07
peduli semua orang di sini menawar
10:08
berapa banyak. Orang yang menyalakan
10:11
lentera langit akan mengambil barang
10:13
lelang itu dengan harga tertinggi.
10:15
Dengan identitas seperti kami, nyalakan
10:17
lentera langit sekali saja setidaknya
10:19
harus puluhan miliar. Apa kau sanggup?
10:23
Benar. Bahkan kalau ada nonafika aku
10:25
tebak uang yang kalian bisa keluarkan
10:27
seharusnya tidak banyak. Bahkan kalian
10:29
menggigit gigi pun paling bisa menang
10:31
satu dua lelang. Cuma foto nonafika ini
10:33
saja satu halaman satu kali lelang.
10:36
Kalian bisa dapat berapa lembar?
10:39
Sudah cukup.
10:42
Keluarga Bastari sekarang memang lemah.
10:44
Tapi dulu kalian semua yang mana yang
10:47
tidak pernah berwajah tebal datang
10:49
memohon kami untuk berikan kalian
10:50
pesanan. Kalau bukan karena keluarga
10:52
Bastari, mana ada keluarga kalian yang
10:54
sekarang. Kalian juga tidak mungkin bisa
10:56
berdiri tegak di kota ini.
10:59
Dan kau Ruben, keluarga Damar bisa
11:02
menguasai perhotelantian.
11:04
Apa kau benar-benar tidak tahu kenapa?
11:07
Awalnya kakekmu, kakek keluarga Damar
11:09
yang datang memohon pada ayahku
11:12
mengambil kontrak di tangan kami baru
11:14
bisa ada keluarga Damar yang sejaya
11:15
sekarang. Keluarga Damar sekarang bukan
11:18
cuma tidak membantu saja, kau malah
11:21
semakin memperparah keadaan.
11:25
Tahu yang buat aku paling kecewa itu
11:26
apa?
11:28
Itu kau nenekku
11:31
yang paling aku hormati sejak kecil.
11:34
Orang yang paling aku sukai
11:37
sekarang membantu sekelompok orang luar.
11:39
Berikan semua ini mempermalukanku untuk
11:42
selamatkan keluarga Basari.
11:45
Kau kejam sekali.
11:48
Aku Fika Bastari hari ini sampaikan.
11:53
Setelah hari ini aku dan keluarga
11:56
Bastari tidak ada hubungan lagi.
12:04
Pika,
12:10
aku tahu suasana hatimu sekarang, tapi
12:13
banyak bicara tidak ada gunanya.
12:15
Waktunya juga tidak banyak lagi. Kalau
12:18
kalian tidak berencana berpartisipasi
12:20
dalam lelang, kalau begitu kita segera
12:22
mulai saja.
12:25
Heh, Tuan Ruben. Bukannya apa? Semua
12:28
orang di sini yang mana yang bukan orang
12:30
berpengaruh di kota. Hasil verifikasi
12:33
modal semua juga dilakukan sah.
12:35
Sedangkan mereka takutnya cuma nonafika
12:38
yang masih ada sedikit tabungan. Mau
12:40
bersaing dengan kami pakai apa? Hah? Aku
12:43
tidak perlu bersaing dengan kalian.
12:45
Kalian juga tidak layak bersaing
12:47
denganku,
12:50
Fika. Nanti aku bakal tunjukkan ke
12:54
mereka bagaimana rasanya dihancurkan.
13:01
Tuan Weldan percaya diri memang bagus.
13:05
Berhubung semuanya sudah hadir, kalau
13:08
begitu
13:09
lelang dimulai saja.
13:15
Well done. Lihat saja hari ini bagaimana
13:17
kau bisa berpura-pura. Mulai hari ini
13:21
semua milikmu akan menjadi milikku.
13:25
Semua milikmu.
13:29
Para tamu yang terhormat, lelang kali
13:31
ini semua barang yang dilelang
13:33
disediakan oleh Nyonya Janita dari
13:34
keluarga Bastari. Selanjutnya lelang ini
13:37
resmi dimulai. Barang lelang pertama
13:39
silakan lihat ke layar. Wah.
13:45
Wah,
13:47
cantik. Cantik sekali. Kulit ini
13:49
benar-benar sempurna.
13:52
Mau lihat wanita cantik memang harus
13:53
putri kaya yang bangkrut baru mantap.
13:57
Foto pertama judulnya kecantikan di
13:59
dalam air. Penawaran mulai dari 1
14:01
miliar. Aku 2 miliar. Kau ini
14:04
merendahkan siapa? Foto cantik ini kau
14:06
mau ambil dengan 2 miliar. Aku 5 miliar.
14:08
Heh, aku tidak percaya aku tidak menang.
14:11
6 miliar.
14:13
6 miliar. Apa masih ada yang mau
14:14
menambah semuanya?
14:18
Aku ini benar-benar suka semua tentang
14:21
nonafika.
14:25
Aku menawar 10 miliar.
14:29
Wah,
14:33
Tuan Ruben keren. Aku rasa tidak akan
14:35
terlawan.
14:37
10 miliar. Apa masih ada yang mau
14:39
menambah?
14:41
10 miliar satu kali 10 miliar dua kali
14:45
10 miliar
14:46
10 miliar
14:54
Rp1000
15:01
Tuan Welan meskipun lelang ini tidak ada
15:04
batasan menambah tapi kau begini
15:06
bukankah tidak baik
15:11
Tidak baik. Kenapa tidak baik? Bukannya
15:14
kau sendiri yang bilang yang menawar
15:16
paling tinggi yang menang. Aku menawar R
15:19
miliar Rp1.000. Bukannya lebih tinggi
15:21
darimu. 1000 memangnya bukan uang.
15:24
Kenapa? Apa kau
15:27
tidak mau mengakui?
15:30
Oke, tentu saja boleh. Pembawa acara aku
15:35
menawar 15 miliar. R5 miliar
15:40
Rp1.000. Kau ini
15:43
16 miliar. 16 miliar
15:47
Rp1.000.
15:49
Well done. Kau belum puas juga kah? Kau
15:52
tidak punya uang. Jangan menawar.
15:54
Berhenti buat masalah di sini. Kenapa?
15:57
Bukannya kau sendiri yang bilang yang
15:58
menawar tertinggi menang? Aku selalu
16:00
menawar lebih darimu.
16:03
Apa ini melanggar aturan? Tentu saja
16:06
kata-kata yang sama juga ditujukan
16:09
padamu. Tidak sanggup menawar, boleh
16:12
menyerah. Jangan buat masalah di sini.
16:16
Pembawa cara
16:18
lihat tidak? Tidak ada yang menawar
16:21
lagi. Apa sudah bisa umumkan hasilnya?
16:27
Rp16.1.000.
16:29
Apa masih ada yang mau menambahkan?
16:32
Rp16 m.000. R000 kali Rp1 miliar000 du
16:37
kali Rp16 miliar000
16:40
kali
16:42
deal selamat Nafika memenangkan lelang
16:45
pertama
16:47
selanjutnya lelang kedua kita judulnya
16:50
Teratai Indah harga penawaran R miliar
16:54
silakan menawar hei aku suka pos ini.
16:58
Aku mau foto ini. Aku menawar 10 miliar.
17:01
20 miliar.
17:03
Aku menawar 30 miliar.
17:09
Nonavika, foto yang tadi anggap saja
17:12
kuberikan padamu. Tapi saldomu
17:15
seharusnya tidak banyak lagi. Tidak tahu
17:17
selanjutnya apa masih mampu menawar.
17:21
Ruben, otakmu itu bermasalah ya. Kami
17:25
belum mulai menawar. Kau di sini sudah
17:28
berisik apa? Hah? Kami sanggup nawar
17:31
atau tidak? Bukan urusanmu.
17:36
Vika, kau tenang saja. Ada aku.
17:42
Well done. Aku tahu kau mau memanfaatkan
17:44
identitas sementaramu membantuku. Hari
17:46
ini apa yang aku dapatkan darimu ke
17:49
depannya pasti akan aku bayar padamu.
17:53
R miliar
17:55
Rp1.000.
18:00
Well done. Masih mau memakai trikmu ini.
18:04
Kau harus lihat aku bolehkan atau tidak.
18:08
Aku menawar R miliar R2.000.
18:13
Lagian aku punya waktu temani kau
18:15
bermain.
18:16
Tapi
18:18
foto Nonafika ini ditampilkan di sini
18:21
begitu saja. Kira-kira Nonafika di dalam
18:24
hati
18:26
merasa tidak enak tidak ya?
18:34
Kau ini benar-benar
18:37
cerdik juga ya. Hm. Ya sudah, aku malas
18:42
basa-basi dengan kau di sini.
18:45
Aku mau
18:47
nyalakan lentera langit.
18:48
Ah, apa lentera langit? Ada saja.
18:52
Bagaimana mungkin
18:56
nyalakan lentera langit?

