0:00
Selamat datang kembali, Tuan.
0:07
Gaji bulan ini kenapa belum ditransfer?
0:09
Les privatku sudah harus bayar.
0:11
Heh, jam kerja kenapa main HP? Eh, maaf,
0:17
Kapten. Kenapa lihatin aku?
0:24
namaku Wildan Safari. Orang-orang bilang
0:27
30 tahun bisa berhasil. Tapi aku sampai
0:30
sekarang belum tahu untuk apa diriku
0:38
Kredit rumah bulan ini, kredit
0:43
Well done. E ah ini punya tuan rumah
0:48
nomor 18. Sana kau segera antar ke dia.
0:50
E baik aku bakal pergi setelah habiskan
0:53
Bamumu ini nanti baru dimakan memang
0:55
tidak bisa, tuannya. nya butuh sekarang.
0:58
Tuan rumah itu bilang setelah dikirim
1:00
ada upah Rp200.000. Ah, oke oke oke oke.
1:07
Hm. Hh. Si bodoh ini benar-benar pergi.
1:18
Permisi. Barang yang kau minta sudah k
1:21
Bodoh. Bukannya cepat buka. Cepat bawa
1:27
Sayang, jangan bersembunyi. Hah?
1:35
Tuan Ruben, sabar dong biar aku yang
2:10
Yunus benar-benar suruh mantan suami
2:12
tidak bergunamu datang mengantarkan ini.
2:17
Ini Kapten Yunus mereka permainkan aku.
2:21
Tuan R itu bilang setelah dikirim ada
2:29
Cindy, aku berhemat untuk menghidupimu.
2:34
Kenapa kau melakukan ini padaku?
2:40
Cuma seorang satpam rendahan sepertimu
2:42
masih berani bilang menghidupiku. Dan
2:44
kau jangan lupa, kita sudah urus surat
2:54
Cerai apanya? Bukannya kau bilang
3:04
cucuku, batas kartumu cuma bisa transfer
3:07
1 triliun. Itu cuma sebagian kecil.
3:09
Waktu ayahmu pergi, kakek membantu kau
3:16
Semuanya ada di kartu ini. Terimalah,
3:21
Kakek. Ini apa yang terjadi sebenarnya?
3:25
Orang-orang ini sebenarnya siapa? Waktu
3:28
ayahmu pergi, dia tidak mau kau
3:30
mengambil ahli bisnis keluarga. Mau kau
3:33
merasakan kebahagiaan orang biasa. Tapi
3:35
siapa yang tahu kehidupan orang biasa
3:37
ini malah membuatmu jadi seperti ini?
3:40
Tunggu aku pergi. Aku pasti bakal beri
3:50
sebenarnya kakekmu ini orang terkaya di
3:53
dunia. Keluarga kita sangat kaya. Aku
3:56
jelaskan ya. Semua orang kaya yang
3:59
pernah kau lihat kalau disatukan tidak
4:01
akan lebih kaya dari kita.
4:10
Aku tidak bermimpi. Dasar anak nakal.
4:16
Ya, ya sudah kalau tidak ada urusan
4:18
lain, kakek kembali ke panti jompo dulu.
4:20
Nanti kalau kau ada apa-apa, perintahkan
4:23
saja sekretaris Luna. Sekretaris Luna
4:25
akan membantumu melakukan apapun.
4:35
Tentu saja apapun boleh.
4:38
Sekaris Luna. Hujan ini agak terlalu
4:41
deras. Redakan sedikit untukku. Jangan
4:44
buat cucuku jadi pilek.
4:49
bocah. Ah, kakekmu ini pulang dulu ya.
4:54
Eh, eh, eh, maaf ya, kakekku dia sudah
4:59
agak tua. Minta permintaannya tidak
5:15
Tuan. Sekarang kita mau ke mana, T? Tu
5:29
Apa? Ayo pergi, adik.
5:34
Ah, kenapa dilepaskan? Ayo kita pergi.
5:36
Ayo. Menurut ya. Menurut.
5:39
Menurut ya. Kau teriak saja. Lepaskan